Hobi Online Yang Menghasilkan Income

0
48
Source image: Google

Bagi Anda yang sehari-harinya aktif berjejaring di media sosial, dunia online memang sangat menarik karena bisa menyalurkan kebutuhan berekspresi dan bersosialisasi secara instan. Mulai dari menulis status, mengupload foto-foto selfie, scrolling berita dari teman-teman sosmed, membaca informasi dan trend terbaru, update berita viral, atau tempat-tempat wisata dan kuliner yang sedang hype. Atau jika kita butuh inspirasi, kita bisa belajar dari akun para influencer, bergabung di berbagai grup atau komunitas yang sesuai dengan minat kita.

Nah, ternyata, kita bisa memanfaatkan aktivitas online kita untuk menghasilkan uang loh! Cara yang paling cepat tentu saja dengan menjadikan sosmed media promosi bisnis kita. Atau jika modal kita terbatas, bisa menjadi reseller produk orang lain. Namun bagi Anda yang tidak suka berbisnis, dan lebih memilih mengembangkan bakat dan minat, Anda tetap bisa memiliki penghasilan loh! Caranya dengan menekuni beberapa profesi yang sekarang banyak dibutuhkan mengikuti perkembangan teknologi digital yang pesat. Nah, mungkin salah satunya bisa Anda coba!

 

  1. Blogger

Jika Anda senang menulis, menjadi blogger bisa menjadi pilihan. Apalagi jika Anda memiliki perhatian khusus pada topik tertentu. Misalnya kuliner, fotografi, wisata, bisnis, religi, parenting, atau edukasi. Semakin unik blog Anda, maka akan semakin menarik banyak visitor untuk berkunjung. Karena saat ini, profesi sebagai food blogger atau travel blogger, sangat diminati terutama anak-anak millenial. Dengan modal kamera, ketrampilan menulis, kemampuan komunikasi, plus kreativitas, Anda bisa mulai membuat blog professional sendiri.

Jika tingkat kunjungan dan jangkauan blog Anda tinggi, maka Anda bisa menawarkan ke perusahaan atau personal untuk menuliskan artikel atau ulasan menarik tentang usahanya, atau istilahnya di endorse. Jika blog Anda punya beberapa tema atau rubrik, Anda bisa juga menawarkan space ke pemilik brand untuk berpromosi, dengan meletakkan materi iklan seperti banner, logo, atau flyer, yang biayanya disesuaikan dengan tingkat kunjungan. Anda juga bisa bekerja sama dengan Publisher AdSense milik Google, yang akan meletakkan iklan promosinya di blog Anda. Ketika iklan itu diklik oleh pengunjung, pemilik Blog akan mendapatkan komisi.

Nah, meskipun membuat blog bisa dibilang modalnya minim, dan biasanya berangkat dari hobi,  jangan anggap remeh kekuatan blog. Salah satu blog yang berhasil berevolusi menjadi sebuah bisnis startup media adalah kanal berita Huffington Post. Blog yang semula dimiliki Arianne Huffington ini dijual ke AOL dengan harga USD $315 juta atau dengan kurs Rp.15000 senilai lebih dari 4,7 trilyun! Wow banget kan?

 

  1. Vlogger

Teknologi Informasi membuat akses internet menjadi satu kebutuhan primer di era milennial saat ini. Cara orang berkomunikasi, berinteraksi, bertransaksi, dan belajar pun ikut berubah. Bagi Anda yang selama ini senang melihat Youtube, Instagram, atau Pinterest, pasti sudah akrab dengan berbagai konten video yang ditayangkan disana.

Informasi dan layanan apapun dengan mudah bisa dilahap, mulai dari yang serius, menghibur, yang main-main, sampai yang menyesatkan juga ada. Mulai dari kuliner, travelling, kerajinan tangan, tutorial make up,  berita, bisnis dan pengembangan diri, dan sebagainya. Nah, jutaan konten video ini bisa diakses karena peran vlogger, atau video blogger, profesi yang banyak digeluti dan diminati oleh generasi milenial.

Mengapa profesi vlogger sangat diminati? Karena ternyata penghasilannya sangat menggiurkan. Nah, jika selama ini Anda banyak menghabiskan waktu dan biaya hanya menjadi penikmat, mengapa tidak mencoba untuk menekuni profesi satu ini?

Ada banyak sekali panduan yang bisa Anda temukan di Internet. Tapi yang pertama itu tentukan tema sesuai passion. Karena menjadi Vlogger itu harus siap bekerja keras,  harus konsisten mengisi konten yang menarik sekaligus menjual. Jika Anda tidak passionate, dijamin berhenti di tengah jalan.  Tema juga penting untuk memberikan ciri khas Vlog Anda.

Nah, jika konten Anda sudah siap, saatnya bekerja sama dengan jaringan periklanan paling populer, yaitu AdSense milik Google, atau jaringan periklanan lain seperti AdNow, Media.net, Chitika, dan sebagainya. Iklan-iklan yang diklik oleh pengunjung Vlog, akan dikonversi menjadi pendapatan Anda. Namun ada kriteria yang harus Anda penuhi, diantaranya; video harus menarik untuk ditonton (user-friendly), konten harus orisinil agar dapat dipromosikan, jangan melakukan plagiat, harus sesuai aturan yang ditetapkan oleh pemilik layanan.

 

  1. Admin sosial media

Kebutuhan untuk mendapatkan kepercayaan konsumen, sekaligus memperoleh traffic dan follower yang tinggi, membuat pemilik media sosial, terutama perusahaan dan influencer, tergantung pada performa media sosial dan pengelolaan kontennya. Apalagi tidak semua pemilik usaha memiliki waktu, sumber daya, dan skill untuk selalu mengupdate medsosnya. Karena itu peran admin atau asisten medsos sangat lah penting.

Profesi yang sekarang berkembang menjadi social media specialist atau socmed marketer ini jangan dianggap remeh, loh! Menurut Business Insider, Admin medsos menjadi satu dari tiga belas pekerjaan sampingan dengan bayaran tinggi, terutama di Amerika. Pekerjaannya adalah mengelola konten medsos dan mempromosikannya ke target market yang dituju. Biasanya membutuhkan jasa ini instansi, pemilik usaha, dan influencer.

Seorang admin medsos menjadi lapisan terdepan dalam memberikan awareness atau kesan yang baik pada pengunjungnya. Tidak hanya harus memiliki wawasan yang luas, Anda juga harus piawai membuat konten yang menarik dan menguasai copywriting, agar tulisan selalu menggigit, original, dan tidak membosankan.

Karena Anda bertanggungjawab untuk mendongkrak nilai jual perusahaan di mata para target market yang menggunakan medsos, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika Anda tertarik ingin menekuni profesi ini. Yang pertama, Anda harus mempelajari secara mendalam profil perusahaan yang dikelola. Pelajari sejarahnya, struktur perusahaan, visi dan misinya, agar lebih mudah mengembangkan konten atau ketika berkomunikasi dengan Netizen.

Jangan lupa juga untuk mempelajari Product Knowledge dengan baik, agar setiap pertanyaan konsumen dapat direspon dengan cepat. Pahami perilaku konsumen agar dapat menjalin kedekatan. Berikan dan sapalah dengan panggilan istimewa, agar terjalin komunikasi yang akrab dan hangat. Kelola medsos dengan serius dan professional, agar tidak salah mengkomunikasikan pesan yang disampaikan perusahaan.

Menarik bukan? Nah, bagi Anda yang belum memulai salah satunya, bisa mulai serius mempertajam skill dan pengetahuan Anda. Kumpulkan aset digital yang masih berserakan di medsos Anda, seperti tulisan, video, fotografi, atau grafis. Karena bisa menjadi portfolio yang berharga di masa depan, selain memudahkan calon klien yang membutuhkan jasa tersebut.

Apa Komentar Kamu :